
Mobil Esemka buatan siswa-siswi SMK di Solo.
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, menegaskan, program pengembangan mobil nasional yang saat ini dikembangkan PT INKA harus tumbuh secara komersial.
Pada saat yang sama, mobil-mobil hasil pengembangan sekolah atau lembaga pendidikan teknik, seperti mobil Kiat Esemka, harus diberi apresiasi.
Menurut Hatta, ia mendorong adanya mobil merek nasional yang menjadi kebanggaan domestik. Dengan demikian, seluruh upaya untuk mengembangkan industri ini harus tumbuh.
"Ini juga termasuk pengembangan mobil khusus angkutan umum di pedesaan, yang termasuk dalam paket kebijakan pengentasan kemiskinan," kata Hatta.
Secara terpisah, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas, Armida Alisyahbana, menuturkan bahwa mobil nasional yang dikembangkan untuk daerah pedesaan itu adalah bermerek Gea dan Tawon. Keduanya dikembangkan PT INKA.
"Ini diharapkan akan menambah jumlah angkutan umum di pedesaan secara murah, sehingga biaya logistik di desa menurun," tuturnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar